dfghj
Kamis, 21 Maret 2013
Senin, 28 Januari 2013
Gunung Sumbing
Gunung Sumbing merupakan gunung tertinggi ketiga di pulau Jawa setelah Gunung Semeru di Malang
dan Gunung Slamet di Purwokerto. Dengan ketinggian puncaknya setinggi
3.371 mdpl.
Posisinya yang berada di antara Kota Wonosobo, Temanggung dan Magelang membuatnya memiliki beberapa basecamp untuk didaki.
Salah satunya Gunung Sumbing dapat didaki melalui basecamp di desa Garung, Kledung, Temanggung.
dan umumnya basecamp ini menjadi pilihan utama mendaki, karena dari basecamp Kledung ini pendaki dapat memilih untuk mendaki Gunung Sumbing atau saudaranya Gunung Sindoro.
Pendakian dari
Kledung umumnya akan memakan waktu 8-12 jam hingga puncak Gunung
Sumbing.Posisinya yang berada di antara Kota Wonosobo, Temanggung dan Magelang membuatnya memiliki beberapa basecamp untuk didaki.
Salah satunya Gunung Sumbing dapat didaki melalui basecamp di desa Garung, Kledung, Temanggung.
dan umumnya basecamp ini menjadi pilihan utama mendaki, karena dari basecamp Kledung ini pendaki dapat memilih untuk mendaki Gunung Sumbing atau saudaranya Gunung Sindoro.
Perjalanan Menuju Puncak
Pendakian dari Kledung memiliki 2 jalur yaitu jalur
lama dan jalur baru. Jalur lama diambil dengan mengambil jalan lurus
terus belok kanan dari basecamp sedangkan jalur baru mengambil jalur yang
sedikit ke kekiri. Kedua jalur tersebut memiliki 2 pos yang akan bertemu
nanti di Pos 3 yang disebut dengan Pestan. Stickpala, fasilitator para
pendaki di daerah ini, telah memberikan tanda yang jelas pada setiap pos
dan perempatan, sehingga memudahkan para pendaki memilih jalan.
Peta pendakian juga dapat diperoleh ketika para pendaki melapor untuk melakukan pendakian di basecamp.
Peta pendakian juga dapat diperoleh ketika para pendaki melapor untuk melakukan pendakian di basecamp.
Perjalanan menuju Pos I baik itu melalui jalur lama
akan melewati daerah pertanian penduduk. Jalan yang
dilalui adalah jalan berbatu, sesekali akan kita temui para petani
sekitar dengan menggunakan motornya melewati jalan ini. Tanaman yang
umum ditanam disini adalah sayur-sayuran
pada musim penghujan. Pos I akan ditemukan tidak lama setelah jalan
berbatu selesai dan ladang para petani sudah tidak terlihat lagi. Khusus
untuk jalur baru sebelum Pos I akan melewati aliran sungai yang
terdapat airnya ketika musim penghujan, tetapi air disini tidak deras
alirannya sehingga airnya menggenang di musim hujan. Selama menuju Pos I
juga akan tampak keindahan Gunung Sindoro selama perjalanan jika cerah.
Perjalanan menuju Pos II baik melalui jalur baru
atau jalur lama mulai memasuki hutan. Jalan setapak kecil dan kanan kiri jalan
langsung tumbuhan sehingga pemandangan akan penuh dengan tumbuhan dan
pepohonan. Khusus untuk Pos II jalur baru memungkinkan untuk ditemukan
mata air karena jalur baru dekat dengan aliran sungai, tetapi tetap
mendapatkan mata air masih bersifat untung-untungan. dan saru baru sampai pos II.
Rabu, 23 Januari 2013
Danau Beratan - Bedugul - Bali
Danau
Beratan atau lebih dikenal dengan nama danau Bedugul merupakan salah
satu obyek wisata yang menawarkan pemandangan alam danau dan pegunungan
yang menyejukkan. Berada di jalur jalan provinsi yang menghubungkan
Denpasar dan Singaraja, membuat danau ini cukup strategis dan mudah
untuk ditemukan. Danau ini lebih dikenal dengan nama “Danau Bedugul”
karena letak danau ini berada di daerah Bedugul, desa Candikuning,
kecamatan Baturiti, Tabanan, Bali. Danau ini adalah danau terluas kedua setelah Danau Batur yang luas 1.607,5 ha.
Danau
Bedugul merupakan salah satu danau penting untuk irigasi. Danau Bedugul
dikenal sebagai danau "gunung suci", kawasan ini sangat subur, terletak
pada ketinggian 1.200 meter, dan beriklim sangat dingin. Menurut mitos
yang ada di masyarakat Bali, sebenarnya Danau Bedugul ini merupakan
danau yang terbesar di pulau Bali awalnya. Namun pada suatu ketika
terjadi gempa bumi yang sangat dahsyat dan akhirnya danau Bratan ini
terbagi menjadi tiga bagian, Bratan, Tamblingan dan Buyan. Nama “Bratan”
diambil dari kata “Brata” yang berarti mengendalikan diri dengan menutup 9 lubang kehidupan. Kata-kata “Brata” ini dapat kita jumpai dalam istilah “Tapa Brata”
yang memiliki arti bersemedi atau bermeditasi untuk mencapai ketenangan
agar dapat manunggal dengan alam dan berkomunikasi dengan Yang Maha
Gaib.
Danau
Bedugul bisa diakses dari 2 tempat, yang pertama adalah tempat yang
biasa menjadi pemberhentian bus-bus pariwisata. Sedangkan tempat yang
satunya biasa menjadi tempat pemberhentian mobil-mobil dan motor. Di
tempat yang kedua kita bisa memarkir mobil dipinggiran danau, sedangkan
di tempat pertama kita harus jalan kaki dahulu untuk menuju danau.
Banyak
kegiatan yang bisa Anda lakukan di danau Bedugul ini. Untuk menikmati
pemandangan di danau, Anda bisa menyewa kapal boat, kapal atau sampan.
Setelah membeli tiket, Anda akan diantar mengelilingi danau menikmati
pemandangan dan hawa yang sejuk. Jika ingin mencoba sesuatu yang lebih
menantang Anda bisa mencoba water sport seperti paracyling dan jetsky.
Anda juga bisa menikmati keindahan danau ini sambil memancing, di sini
ada beberapa orang yang menyediakan penyewaan alat pancing. Atau Anda
ingin mengabadikan moment indah ini, tersedia jasa foto kilat di
beberapa tempat di sekitar danau.
Di
sekitar Danau Bedugul juga terdapat tempat makan dan juga penjual
souvenir. Selain keindahan danau dan pegunungan yang mengelilinginya, di
sisi lain danau ini terdapat sebuah pura yang bernama “Pura Ulun Danu”,
pura ini bisa diakses dari obyek wisata Candi Kuning disamping obyek
wisata Danau Bedugul.
Kamis, 23 Februari 2012
Senin, 23 Januari 2012
GWK - Bali
About GWK Cultural Park
About Garuda Wisnu Kencana Statue
Designed and built by Nyoman Nuarta, one of Indonesia’s foremost modern sculptor, the Garuda Wisnu Kencana statue or GWK and its pedestal building will be standing 150 meters tall with its wings span 64 meters across.Made from more than 4000 tons of copper and brass, the statue is picturing Lord Wisnu, as the source of wisdom, riding on the back of the mythical bird Garuda as the manifestation of conscience toward Amerta, the perennial goodness.
The statue and its pedestal will be surrounded by more than 240 hectares cultural park which was once an abandoned and unproductive limestone quarry. The cultural park will provide attractions for both local and foreign visitors with supporting facilities such as Lotus Pond, Festival Park, Amphitheater, Street Theater, Exhibition Hall, as well as Jendela Bali The Panoramic Resto and souvenir shop. At present time, the statue of Wisnu, the statue of Garuda, and the hands of Wisnu have been placed temporarily in three different plazas within the park.
GWK Cultural Park is intended to educate, especially the young generations about the importance of preserving and cultivating world’s cultural heritage.
The Statue of Wisnu
As the anchor point of GWK, the 20 meter tall copper statue of the Lord Wisnu has been placed temporarily on the highest hill of Ungasan where visitors can enjoy sunset or sunrise over the magnificent view of Kuta, Benoa and Sanur.The statue of Wisnu is an illustration of the Almighty God in maintaining and caring all life and its being. The god Wisnu is the owner of Amerta in the form of water as the source of fertility , giving wealth and life to the universe.
The Statue of Garuda
Right behind the Plaza Wisnu is the Plaza Garuda where the 18 meters tall statue of Garuda placed temporarily.At the present time, Plaza Garuda becomes the focal point of a massive alley of carved limestone pillars which covers more than 4000 sqm open space area namely Lotus Pond. The colossal limestone pillars and monumental Garuda statue make Lotus Pond a very exotic space. With its room capacity that can accommodate up to 7000 people, Lotus Pond has gained good reputation as the perfect place to hold big and international events.
The Statue of Wisnu’s Hands
The statue of Wisnu’s hands was added to GWK Cultural Park in 2007. It’s one step closer to finishing the complete Garuda Wisnu Kencana statue. This piece was placed temporarily on Tirta Agung area.bali - ayana resort
Kamar tamu di hotel bintang-5 ini memberikan semua amenity penting yang diperlukan oleh para pelancong bisnis dan rekreasi. Amenity kamar termasuk televisi LCD/layar plasma, kolam privat, ruangan bebas rokok, AC, jubah mandi, koran harian, meja tulis.
Amenity
standar yang disediakan di akomodasi Bali ini terdiri dari layanan
kamar 24 jam, toko, lantai eksekutif, lift, coffee shop, bar/pub,
layanan laundry/dry cleaning, fasilitas rapat .
Para
tamu hotel dapat mencoba fasilitas olahraga dan rekreasi terbaru di
lokasi seperti pijat, kolam (anak), jacuzzi, klub anak, gym/fasilitas
kebugaran, sauna.
Dengan fasilitas dan keramahtamahan yang elegan, para tamu di hotel ini akan mengalami saat menginap yang mengesankan.
Untuk
melanjutkan dengan pesanan Anda di AYANA Resort and Spa, cukup pilih
tanggal perjalanan Anda dan isi formulir pesanan aman online kami.
Alamat:
Selasa, 30 November 2010
Langganan:
Postingan (Atom)



